Surau TV

Banner

Prihatin, Pria Pemulung Ini Hembuskan Nafas Terakhir Di Dalam Parit

Image
Thursday, 09 March 2017 | 10:09:45 WIB


BATAM — Satu helai baju kaos warna merah, satu buah topi warna merah, satu helai celana training warna hijau, akhirnya dijadikan sebagai barang bukti atas kasus penemuan mayat di parit depan Perum Taman Pesona Indah (TPI), Blok C 1 Nomor 17 Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Batam, Senin, (06/03/2017), membuat prihatin Kapolsek Batuaji, Kompol Sujoko, S.Ik.

“Secara pribadi, saya cukup prihatin dengan nasib yang menimpa korban. Harus meninggal di parit begitu. Korban memulung bersama adiknya, si korban ke arah TPI dan si adik ke Pasar Fanindo, bagi tugas,” ungkap Joko, saat di konfirmasi Pewarta Sijori Kepri, di Ruang kerjanya, Senin, (06/03/2017), sekira pukul 19.00 WIB.

“Korban bernama Saputra, Tanggal lahir Batam, 02 April 2002, beragama Islam, Pekerjaan Pemulung, beralamat di Gang Sentosa RT 002/RW 004. Meninggal karena Epilepsi atau ayam,” kata Joko, menerangkan dengan detail.

Dikatakannya, menurut keterangan ibu korban bernama Sanya Mariana, mengatakan bahwasanya Korban selama ini ada penyakit epilepsi atau ayan. Dan penyakit itu, sudah di derita korban sejak umur 4 tahun.

Bibi korban bernama Vidiati, juga mengatakan hal yang sama, bahwa Korban semenjak umur 4 tahun sudah menderita penyakit seperti epilepsi. Dan karena penyakitnya itu, maka korban pernah di rawat di RS Otorita Sekupang.

“Adapun tindakan dari kami selaku Kepolisian, adalah yang pertama, mendatangi TKP dan memasang garis polisi, kemudian priksa saksi dan mencari bahan keterangan, kemudian hubungi unit Inafis Polresta Barelang, lalu membawa korban ke Rumah Sakit Daerah Embung Fatimah untuk dilaksanakan visum, dan kemudian Dokumentasi,” jelas Kapolsek Joko.

sumber:http://sijorikepri.com/prihatin-pria-pemulung-ini-hembuskan-nafas-terakhirnya-di-dalam-parit/#

Sumber :

Laporan :

Editor : 0

loading...